SOAL UTBK 2022 SOAL UTBK SAINTEK 2022

SOAL UTBK BIOLOGI 2022

Tampilkan postingan dengan label SMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Maret 2022

MATERI PENCERNAAN (CONTOH MATERI DI BUKU MIMIN ) JANGAN LUPA ORDER , TERBATAS

 

BAB 8. Sistem pencernaan pada manusia

A. Sistem Pencernaan Makanan pada

Manusia

Alat pencernaan makanan pada manusia

antara lain :

1. Rongga Mulut

Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan

kelenjar ludah. Pencernaan dimulai dari mulut.

Gigi akan melumatkan makanan yang kita

makan. Bentuk gigi ada tiga macam, yaitu gigi

seri, gigi taring, dan gigi geraham. Bentuk gigi

yang berbeda-beda ini disesuaikan dengan

fungsinya.

a. Gigi seri berfungsi untuk memotong makanan

berserat.

b. Gigi taring untuk mengkoyak-koyak makanan.

c. Gigi geraham untuk mengunyah dan

melumatkan makanan sehingga mudah ditelan.

Proses penghancuran makanan oleh gigi disebut

pencernaan makanan secara mekanis.

Penghancuran makanan di mulut dibantu oleh

lidah.

Gambar lidah

http://catatan-ngajar.blogspot. com

Lidah merupakan otot yang lentur yang

permukaannya berbintik-bintik kecil dan peka

terhadap rasa. Selain untuk mengecap rasa

makanan, lidah juga berfungsi untuk mengatur

letak makanan dan membantu proses menelan

makanan yang sudah dilumat.

2. Kerongkongan

Setelah mengalami proses di mulut, makanan

akan diteruskan ke kerongkongan atau esofagus.

Esofagus mendorong makanan turun lewat dada

kemudian masuk ke lambung. Esofagus dapat

melakukan gerakan bergelombang dan meremas

remas guna mendorong makanan masuk

lambung. Gerakan tersebut disebut gerak

peristaltik.

3. Lambung

Setelah melewati esofagus, makanan masuk ke

lambung. Di dalam lambung inilah makanan

dicerna kembali. Dinding otot lambung akan

mengaduk dan melumatkan makanan menjadi

bubur. Kemudian mencampurnya dengan cairan

pencerna. Cairan pencerna lambung, yaitu:

a. asam klorida, berfungsi membunuh bibit

penyakit yang masuk bersama makanan;

b. enzim pepsin, berfungsi mengubah protein

menjadi pepton;

c. enzim renin, berfungsi mengumpulkan kasein

yang terdapat di dalam air susu. Setelah dicerna

di dalam lambung dan menjadi halus, makanan

didorong menuju usus halus. Lambung menjadi

kosong. Pengosongan lambung berlangsung

antara 3 – 5 jam. Setelah itu kita merasakan

lapar.

4. Usus Halus

Usus halus terletak tergulung di bagian perut

bawah. Panjang usus halus sekitar 6 meter.

Dindingnya memiliki banyak lipatan dan

lekukan sehingga bisa menyerap banyak zat

makanan. Usus halus terdiri atas tiga bagian,

SIAP UN IPA SD 2019

47

yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus

penyerapan.

Usus dua belas jari dihubungkan dengan

kantong empedu pankreas. Kantong empedu

menghasilkan cairan empedu yang berfungsi

untuk mencerna lemak. Pankreas menghasilkan

enzim. Enzim tersebut adalah sebagai berikut.

a. enzim tripsin, bertugas mengubah

protein/pepton menjadi asam amino;

b. enzim lipase, bertugas mengubah lemak

menjadi asam lemak dan gliserol.

Selain menghasilkan enzim, usus dua belas jari

juga menghasilkan hormon insulin. Hormon ini

berfungsi mengatur kadar gula dalam darah.

Pada usus kosong tidak dihasilkan enzim, tetapi

pencernaan secara enzimatis masih berlangsung.

Adapun pada usus penyerapan terjadi

penyerapan sari-sari makanan oleh pembuluh

darah. Selanjutnya sari-sari makanan tersebut

diedarkan ke seluruh tubuh.

5. Usus Besar

Usus besar akan menyerap air dan sebagian

makanan yang tidak tercerna atau tidak dapat

diserap oleh pembuluh darah. Usus besar jauh

lebih pendek dari usus halus. Akan tetapi

besarnya tiga kali lipat dari usus halus. Lebar

usus besar dapat mencapai 7 cm. Ujung usus

besar disebut rektum. Di dalam usus besar

terjadi pembusukan sisa makanan yang dibantu

oleh bakteri koli, misalnya Escherichia coli. Di

dalam usus besar terjadi penyerapan air atau

penambahan air. Sisa makanan yang sudah

busuk dikeluarkan melalui anus dalam bentuk

feses atau tinja. Pada usus besar terdapat

tambahan usus yang disebut usus buntu. Pada

ujung usus buntu terdapat usus tambahan yang

disebut umbai cacing atau apendiks.

Peradangan pada usus buntu disebut apendikitis.

B. Jenis Makanan Bergizi dan Menu

Seimbang

Makanan yang tepat bagi tubuh adalah makanan

yang bergizi lengkap dan seimbang. Makanan

bergizi adalah makanan yang mengandung zat[1]zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Zat-zat tersebut

yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin,

mineral dan air. Makanan seimbang adalah

makanan yang jenis dan jumlahnya sesuai

dengan kebutuhan tubuh. Jadi, walaupun kamu

makan makanan yang bergizi, tetapi tidak

seimbang maka itu juga tidak baik karena akan

dibuang oleh tubuh. Dengan makan makanan

yang bergizi, lengkap dan seimbang berarti kita

telah menjaga kesehatan tubuh.

a. Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energi

atau tenaga dan menjaga panas tubuh. Zat

karbohidrat banyak terkandung dalam beras,

jagung, sagu, terigu, dan umbi-umbian seperti

kentang dan singkong. Orang yang aktivitasnya

banyak memerlukan makanan yang

mengandung karbohidrat lebih banyak.

b. Lemak

Lemak bagi tubuh juga memiliki peranan yang

penting. Bagi tubuh, fungsi lemak antara lain

sebagai berikut.

1. Menjaga panas tubuh.

2. Pelarut vitamin A, D, E, K

3. Pelindung organ-organ tubuh yang penting,

seperti jantung, hati, ginjal, dan paru-paru.

4. Sumber energi cadangan.

Jenis lemak ada dua yaitu lemak nabati dan

lemak hewani. Lemak nabati adalah lemak yang

berasal dari tumbuhan. Contohnya kelapa,

SIAP UN IPA SD 2019

48

kacang tanah, dan kedelai. Lemak hewani

adalah lemak yang berasal dari hewan.

Contohnya telur, mentega, susu, keju, dan

daging.

c. Protein

Protein adalah zat makanan yang berfungsi

dalam proses pertumbuhan dan mengganti sel[1]sel tubuh yang rusak. Selain itu protein juga

berfungsi sebagai penghasil tenaga. Jenis

protein ada dua yaitu protein nabati dan protein

hewani. Protein nabati adalah protein yang

berasal dari tumbuhan. Sedangkan protein

hewani adalah protein yang berasal dari hewan.

Contoh sumber protein adalah kacang-kacangan

dan telur. Pada orang dewasa kekurangan

protein mengakibatkan penyakit busung lapar.

Bayi dan balita sangat memerlukan protein

untuk pertumbuhan. Kekurangan protein pada

anak-anak akan menyebabkan penyakit

kwashiorkor. Penderita tidak mempunyai nafsu

makan, badannya membengkak, rambut

berubah warna dan kusam, dan pertumbuhan

badannya terhambat.

d. Mineral

Mineral berfungsi sebagai zat pembangun dan

mengatur kesehatan tubuh. Mineral terdapat

dalam berbagai bahan makanan. Beberapa

mineral yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu

sebagai berikut.

A. Zat besi

Zat besi diperlukan dalam pembentukan sel-sel

darah merah. Apa yang akan terjadi bila tubuh

kekurangan zat besi? Kekurangan zat besi

mengakibatkan darah kekurangan butir darah

merah.

Zat besi banyak terkandung pada daging, hati,

kedelai, dan sayuran berwarna hijau seperti

bayam, daun ubi jalar, daun kelor, dan

kangkung.

B. Yodium

Yodium berguna untuk memperlancar tugas

kelenjar gondok. Kekurangan yodium

mengakibatkan pembengkakan pada kelenjar

gondok atau biasa disebut dengan penyakit

gondok. Yodium banyak terdapat pada garam

dapur dan ikan laut.

C. Zat kapur (Kalsium)

Zat kapur atau kalsium diperlukan untuk

pembentukan tulang dan gigi. Selain itu kalsium

juga diperlukan dalam proses pembekuan darah

saat terjadi luka. Kalsium banyak terdapat pada

daging ayam, ikan kakap, ikan tawes, telur,

bayam, melinjo, kedelai dan kacang merah.

D. Fosfor

Sama halnya dengan kalsium, fosfor diperlukan

dalam pembentukan tulang dan gigi.

Kekurangan fosfor mengakibatkan pertumbuhan

terganggu. Fosfor banyak terkandung pada

udang, ikan bandeng, daging ayam, daging sapi,

jagung, kacang merah, sayuran dan susu.

e. Vitamin

Vitamin diperlukan untuk pertumbuhan dan

pemeliharaan kesehatan. Vitamin tidak

menghasilkan tenaga dan tidak membangun

jaringan tubuh. Akan tetapi vitamin berperan

pada semua proses kimia dalam tubuh.

Seseorang yang kekurangan vitamin akan

mudah terserang penyakit. Penyakit karena

kekurangan vitamin disebut avitaminosis.

Sedangkan kelebihan vitamin disebut

hipervitaminosis.

Vitamin ada yang larut dalam air dan ada yang

larut dalam lemak. Vitamin A, D, E, dan K

dapat larut dalam lemak, sehingga dapat

SIAP UN IPA SD 2019

49

disimpan dalam tubuh. Vitamin B dan C larut

dalam air sehingga tidak dapat disimpan dalam

tubuh.

1) Vitamin A

Vitamin A berguna untuk menjaga kesehatan

mata, kesehatan kulit,mmempercepat

pertumbuhan tubuh dan mempertinggi daya

tahan tubuh terhadap infeksi. Untuk menjaga

kesehatan mata, kita harus memperbanyak

makan makanan yang mengandung vitamin A.

Sumber vitamin A antara lain wortel, tomat,

pisang, pepaya, ikan, hati, dan telur. Penyakit

akibat kekurangan vitamin A antara lain rabun

senja.

2) Vitamin B

Vitamin B berfungsi untuk pertumbuhan tubuh

dan mencegah penyakit beriberi. Kekurangan

vitamin B menyebabkan penyakit beri-beri,

bibir pecah- pecah, kulit mudah rusak, radang

pada lidah, selera makan hilang, dan

pertumbuhan terhambat. Vitamin B banyak

terdapat pada sayuran, kacangkacangan, telur,

nasi, hati, daging, dan susu.

3) Vitamin C

Vitamin C berguna untuk meningkatkan daya

tahan tubuh dan mempercepat pemulihan

kesehatan setelah sakit. Kekurangan vitamin C

dapat mengakibatkan gusi berdarah, sariawan,

bibir pecah-pecah dan pembengkakan pada

sendi. Vitamin C banyak terdapat pada buah[1]buahan yang berwarna kuning kemerah[1]merahan, seperti tomat, nanas, jeruk, dan

sayuran yang masih segar.

4) Vitamin D

Vitamin D membantu pembentukan tulang dan

gigi . Kekurangan vitamin D menyebabkan

penyakit tulang atau rakhitis serta pertumbuhan

tulang tidak normal. Vitamin D banyak

terkandung pada alpukat, pisang, bunga kol,

brokoli, susu, mentega, dan telur. Sinar

matahari dapat mengubah provitamin D yang

ada di bawah kulit menjadi vitamin D.

Provitamin adalah bahan baku pembentuk

vitamin.

5) Vitamin E

Vitamin E berguna untuk menjaga kesehatan

alat reproduksi, membentuk sel darah merah,

dan memperhalus kulit. Kekurangan vitamin E

dapat mengakibatkan kemandulan, keguguran

atau bayi meninggal dalam kandungan. Vitamin

E banyak terdapat pada kecambah, minyak ikan,

susu, kuning telur, dan wortel.

6) Vitamin K

Vitamin K membantu pembekuan darah saat

terjadi luka. Kekurangan vitamin K

mengakibatkan darah pada luka sukar

membeku. Vitamin K banyak terdapat pada

bayam, buncis, sawi, kacang-kacangan, kuning

telur, dan hati.

Makanan dengan nilai gizi seimbang yaitu

makanan yang mengandung 60% karbohidrat,

30% protein, 10% lemak, sedikit mineral, dan

sedikit vitamin. Makanan yang bergizi lengkap

dan seimbang menjadikan tubuh sehat.

C. Penyakit pada Alat Pencernaan dan

Pencegahannya

1) Penyakit Diare

Penyakit diare disebabkan oleh bakteri yang

menyerang usus. Bakteri ini masuk melalui

makanan. Penderita diare merasakan perutnya

perih, mulas dan sering buang air besar yang

bentuknya cair. Penderita dapat kekurangan

banyak cairan (dehidrasi) dalam tubuhnya.

Untuk mengganti cairan yang hilang, penderita

SIAP UN IPA SD 2019

50

sebaiknya minum oralit 2-3 kali sehari. Oralit

dapat diganti dengan melarutkan garam dan

gula ke dalam air matang.

2) Sariawan

Sariawan adalah peradangan yang terjadi pada

rongga mulut dan lidah. Peradangan tersebut

dapat berupa pecah-pecah dan perih pada mulut

dan lidah. Penyebabnya adalah kuman.

Sariawan menyerang tubuh karena tubuh

kekurangan vitamin C. Vitamin C banyak

terdapat pada sayur dan buah.

3) Hepatitis

Hepatitis adalah gangguan peradangan pada

organ hati. Penyebab hepatitis adalah virus

hepatitis. Penyakit ini umumnya menyerang

anak-anak dan remaja.

Ada beberapa jenis penyakit hepatitis, yaitu

hepatitis A, B, C, D dan E. Tanda-tanda

terserang hepatitis umumnya seperti gejala flu

dengan disertai badan lemah dan mual. Gejala

ini disertai nafsu makan berkurang, gatal-gatal

pada otot sendi, dan mengalami demam. Virus

hepatitis dapat menular melalui makanan,

minuman, dan cairan tubuh penderita. Virus

hepatitis juga dapat menular melalui jarum

suntik dan transfusi darah.

4) Maag (Radang Lambung)

Penyebab penyakit maag yaitu produksi

asamlambung yang terlalu banyak. Maag dapat

di-sebabkan pola makan yang tidak teratur.

Penderita maag akan merasakan perutnya perih,

mual dan kembung. Hal ini akan muncul saat

perut terasa lapar atau terlalu kenyang. Untuk

menjaga agar tidak menderita maag, sebaiknya

kamu makan makanan yang sehat secara teratur.

5) Penyakit Usus Buntu/Apendikitis

Apendikitis atau usus buntu adalah peradangan

yang terjadi pada usus buntu. Penderita akan

merasakan sakit di perut sebelah kanan bawah.

Apabila kaki dilipat ke arah perut maka rasa

sakit akan bertambah. Suhu badan penderita

tinggi. Cara penyembuhannya dengan terapi

pengobatan. Akan tetapi jika sudah terlalu sulit

untuk disembuhkan maka perlu dilakukan

operasi.

6) Tifus

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang

menyerang usus halus dan usus besar. Tanda[1]tandanya adalah panas tinggi tidak segera turun,

dan perut terasa sakit.

7) Kencing Manis

Penyakit ini terjadi karena tubuh kekurangan

hormon insulin. Oleh karena itu zat gula yang

seharusnya diserap oleh tubuh dikeluarkan

melalui air seni.

8) Konstipasi

Konstipasi atau sembelit yaitu penyakit susah

buang air besar. Penyebabnya antara lain kurang

makan makanan berserat. Contoh makanan

berserat adalah sayur, buah, dan biji-bijian.

Untuk menjaga kesehatan tubuh dapat

dilakukan dengan sebagai berikut.

a. Makan makanan yang bergizi, bersih, dan sehat

secara teratur.

b. Makan tidak berlebihan. Artinya sesuai dengan

usia, aktivitas, dan kebutuhan tubuh atau sesuai

porsinya.

c. Minum air yang cukup.

d. Menjaga kebersihan badan dan lingkungan.

e. Tidak membiasakan jajan di sembarang tempat.

f. Istirahat yang cukup

g. Olahraga secara teratur.

PEMBAHASAN SOAL UTBK ASLI BIOLOGI 2022 GELOMBANG 1 FULL

  Channel ini membahas   soal UTBK asli 2022. Soal kami dapatkan dari media massa, dari siswa dan soal kami kreasikan tanpa mengubah bobot. ...