SOAL UTBK 2022 SOAL UTBK SAINTEK 2022

SOAL UTBK BIOLOGI 2022

Tampilkan postingan dengan label GERHANA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GERHANA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2022

RINGKASAN IPA TATA SURYA 6 SD SIAP UASBN 2022

Tata Surya, Bumi dan Alam Semesta

A.PENGERTIAN TATA SURYA



Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua obyek yang yang mengelilinginya. Selain 8 planet tersebut juga terdapat anggota tata surya yang lain yaitu satelit, komet asteroid, dan meteorid.

B. BENDA –BENDA LANGIT

Benda-benda langit adalah sebutan bagi semua benda yang ada di langit (luar angkasa). Contoh benda langit adalah planet, satelit, bintang, nebula, galaksi, asteroid, meteoroid, Sistem keplanetan, Komet, Debu antariksa, Kluster, Super kluster, dll.

Satelit

Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi.

Bintang

Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

Galaksi

Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.

Asteroid

Asteroid, pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan visualnya. Komet menampakkan koma ("ekor") sementara asteroid tidak.

Meteoroid

Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.

Komet

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis.

Komet terbentuk dari es dan debu. Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari matahari. Ketika mendekati matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor

 

C. PLANET

Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:

•             mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang;

•             mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri

•             tidak terlalu besar

•             Berdiameter lebih dari 800 km

Sebelumnya, planet-planet anggota tata surya ada 9, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter/Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Namun, tanggal 26 Agustus 2006, para ilmuwan sepakat untuk mengeluarkan Pluto dari daftar planet sehingga jumlah planet di tata surya menjadi hanya 8.

Planet dalam tata surya

Menurut IAU (Persatuan Astronomi Internasional) sesuai dengan defenisi yang baru, maka terdapat delapan planet dalam sistem Tata Surya:

1.            Merkurius

2.            Venus

3.            Bumi

4.            Mars

5.            Yupiter

6.            Saturnus

7.            Uranus

8.            Neptunus

 

 

Merkurius

Planet yang paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Lapisan atmosfer planet Merkurius sangat tipis sehingga suhu di permukaannya mencapai 430 0C pada siang hari. Permukaan planet Merkurius berlubang-lubang. Planet Merkurius memiliki ukuran

lebih kecil daripada bumi, dan dapat terlihat di langit saat matahari akan terbit dan akan terbenam. Planet tidak memiliki satelit.

 

Venus

. Ukuran Venus hampir sama dengan ukuran bumi sehingga orang sering menjulukinya Venus kembaran bumi. Planet Venus tampak cemerlang di antara bintang bintang di langit pada waktu fajar sehingga sering disebut sebagai bintang fajar. Venus juga sering disebut bintang senja karena terlihat kemilau di Barat ketika matahari terbenam. Akan tetapi, Venus bukanlah bintang. Atmosfer Venus terdiri atas gas karbondioksida, sedikit hidrogen, nitrogen, dan uap air. Atmosfer Venus dapat menahan cahaya matahari sehingga Venus kelihatan paling cerah dilihat dari Bumi.

 Arah rotasi planet Venus searah dengan jarum jam, sehingga matahari di Venus terbit dari sebelahmbarat dan terbenam di sebelah timur. Berbeda dengan arah rotasi planet-planet lainnya, yaitu dari timur ke barat. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi di bumi dan planet ini tidak memiliki satelit

Bumi

Bumi merupakan planet ketiga dari matahari. Bumi adalah planet satu-satunya yang dihuni oleh makhluk hidup. Bumi memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan uap air. Atmosfer melindungi kita dari sinar ultraviolet yang dapat mematikan kehidupan dan juga benda-benda langit yang mendekati ke bumi. Selain itu, atmosfer menjaga suhu bumi tetap sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup.

Mars

Mars merupakan planet keempat dari matahari. Planet Mars sering disebut planet merah karena tampak kemerahan. Warna merah tersebut berasal dari debu yang banyak diterbangkan angin.. Atmosfer di Mars terdiri dari gas karbon dioksida dan nitrogen. Di planet tersebut tidak ada air dan planet itu memiliki 2 satelit atau bulan, yaitu Phobos dan Deimos.

 Yupiter

Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Besar Yupiter sebelas kali besar bumi sehingga sering disebut planet raksasa. Planet Yupiter memiliki 16, satelit dengan empat satelit terbesar secara berturut-turut adalah Ganymede, Callisto, Europa, dan Io.

 Saturnus

Saturnus memiliki lapisan atmosfer yang sangat tebal, tersusun atas gas hidrogen dan helium serta sedikit metana dan amonia. Saturnus merupakan planet yang sangat indah karena memiliki tiga cincin pada bagian atmosfernya. Cincin itu diperkirakan terdiri atas debu halus, kerikil kecil, dan butir-butir es yang sangat banyak. Planet itu tampak berwarna kekuningan. Planet Saturnus memiliki 31 buah satelit dan satu di antaranya yang paling besar adalah Titan. Titan merupakan satu-satunya satelit dalam sistem tata surya yang memiliki lapisan atmosfer

 Uranus

Planet Uranus tampak berwarna hijau kebiruan. Atmosfer planet ini tersusun dari hidrogen, helium, dan metana. Uranus berotasi dari timur ke barat seperti halnya Venus Satelit yang ukurannya besar ada lima buah, yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

 Neptunus

Planet Neptunus tampak berwarna kebiruan. Atmosfer itu tersusun dari gas hidrogen dan helium. Planet Neptunus memiliki 4 cincin dan 11 satelit atau bulan. Satelit yang paling besar adalah Triton

 

 

Planet-planet yang ada di tata surya dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain sebagai berikut.

 

1)    Berdasarkan massanya, planet dapat dikelompokan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut: Planet bermassa besar (Superior planet), terdiri atas Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus dan Planet bermassa kecil (Inferior Planet), terdiri atas Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

2)    Berdasarkan jaraknya ke matahari, planet dapat dibedakan atas planet dalam dan planet luar.

 

a) Planet dalam (Interior planet),

yaitu planet-planet yang jarak rata-ratanya ke matahari lebih pendek daripada jarak rata-rata Planet Bumi ke Matahari. Berdasarkan kriteria tersebut, maka yang termasuk planet dalam, adalah Planet Merkurius dan Venus.

 

b) Planet luar (Eksterior planet),

yaitu planet-planet yang jarak rata-ratanya ke matahari lebih panjang daripada jarak rata-rata Planet Bumi ke Matahari. Termasuk ke dalam kelompok planet luar, yaitu Planet Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Gerhana bulan

 

D. GERHANA BULAN DAN GERHANA  MATAHARI

Jenis-jenis gerhana bulan

•             Gerhana bulan total

Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.

•             Gerhana bulan sebagian

Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari Matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.

•             Gerhana bulan penumbra

Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari.

Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana Matahari total, gerhana Matahari sebagian, dan gerhana Matahari cincin.

1)            Sebuah gerhana Matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari.

2)            Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

3)            Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari.

Gerhana Matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana Matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

E. ROTASI BUMI, REVOLUSI BUMI DAN REVOLUSI BULAN

1.BUMI

Bentuk bumi kita seolah-olah datar. Dalam keadaan yang sebenarnya bumi itu bentuknya bulat . Hal-hal yang membuktikan bahwa bumi bulat antara lain :

a.            Jika seseorang berlayar ke arah barat, maka orang itu akan kembali ke tempat semula dari arah yang berlawanan.

b.            Pada saat terjadi gerhana bulan, bagian bulan yang tertutup bayangan bumi berupa lengkungan.

c.             Jika kita berada di pelabuhan melihat kapal dari kejauhan yang tampak terlebih dahulu ujung dan akhirnya baru semua badan kapal.

d.            Ketika menjelang matahari terbit atau terbenam, diufuk timur atau barat tampak kemerah-merahan.

e.            Hasil pemotretan bumi.

 

Bumi melakukan 2 gerakan yaitu :

A.            Rotasi bumi

Rotasi bumi yaitu gerakan bumi berputar pada porosnya.

Rotasi bumi mengakibatkan peristiwa-peristiwa :

1)            Terjadinya siang dan malam

2)            Matahari terlihat terbit di timur dan tenggelam di barat. Terbit dan tenggelamnya matahari disebut gerak semu harian matahari.

3)            Terjadinya perbedaan dan pembagian waktu.

B.            Revolusi bumi

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari.

Revolusi bumi mengakibatkan :

a.            Gerak semu tahunan matahari

b.            Perubahan lamanya siang dan malam

c.             Pergantian musim sepanjang tahun

d.            Terlihat rasi bintang yang berada dari bulan ke bulan

. Sehingga setiap 4 tahun jumlah hari dalam 1 tahun masehi 366 hari disebut tahun kabisat yang artinya tahun yang bisa dibagi 4.

2. BULAN

Bulan merupakan benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri. Bentuk bulan sering terlihat berubah-ubah dari hari ke hari. Tapi sebenarnya bentuk bulan tidak berubah. Hal ini bisa demikian karena bulan dalam peredarannya melakukan 3 gerakan, yaitu :

1)            Bulan beredar berputar pada porosnya (berotasi)

Bulan berotasi membutuhkan waktu kira-kira 1 bulan, sama dengan waktu revolusinya maka wajah bulan yang tampak dari bumi selalu sama.

2)            Bulan mengelilingi bumi (berevolusi)

Dalam sekali bulan berevolusi, yang berarti pula berotasi, revolusi bulan mengakibatkan terjadinya fase-fase bulan. Kejadian fase-fase bulan adalah proses perubahan bentuk bulan yang terlihat dari bumi yaitu bulan baru, bulan mati, bulan sabit, bulan purnama. Waktu yang di perlukan oleh bulan dari bulan mati ke bulan baru adalah 29,5 hari.

3)            Bulan bersama-sama bumi mengelilingi matahari.

Selain beredar mengelilingi bumi, bulan juga melakukan gerakan bersama bumi mengelilingi matahari.Akibat gerakan ini bulan dan bumi kadang berada dalam satu garis lurus / sejajar. Peristiwa ini disebut juga dengan gerhana.

F. PENANGGALAN MASEHI DAN HIJRIAH

1. Kalender Masehi

 

Kalender masehi disebut juga kalender Syamsiah yaitu suatu sistem penanggalan yang pembuatannya berdasarkan gerak revolusi bumi terhadap matahari.  Waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali berevolusi terhadap matahari adalah 365 ¼ hari. Oleh karena itu satu tahun masehi rata-rata berjumlah 365 hari.  Kelebuhan ¼ hari oleh Kaisar Romawi yang bernama Julius Caesar dikumpulkan menjadi satu hari setiap empat tahun sekali dan ditambahkan pada bulan Februari. Itulah sebabnya setiap empat tahun sekali, bulan Februari berusia 29 hari. Maka setiap empat tahun sekali jumlah hari dalam setahun 366 hari dan tahun itu disebut tahun kabisat.

 

Untuk menentukan tahun kabisat selain melihat umur bulan Februari yang lamanya 29 hari, kita juga dapat menghitungnya dengan menentukan jumlah tahun habis dibagi empat. Contoh Tahun 2012 adalah tahun kabisat karena jumlah tahunnya habis dibagi empat. Sedangkan tahun 2011 bukan tahun kabisat karena jumlah tahunnya tidak habis dibagi empat.

Tahun masehi dimulai dari Januari sampai dengan Desember.

 

 

2. Kalender Hijriah

 

Kalender Hijriah disebut juga kalender Komariah atau kalender Islam yaitu suatu sistem penanggalan berdasarkan revolusi bulan terhadap bumi. Lamanya revolusi bulan terhadap bumi adalah 29 ½  hari. Pada saat bumi beredar mengelilingi matahari , bulan mengelilingi bumi sebanyak 12 kali, jadi satu tahun Hijriah  lamanya 12 X 29 ½ hari = 354 hari.

 

Kalender Hijriah/kalender Komariah/ kalender Islam terhitung mulai Hijrahnya nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada hari Jumat  bertepatan dengan tanggal 16 Juli 622 Masehi. Supaya jumlah hari dalam satu bulan genap tidak 29,5 hati maka jumlah hari pada tiap bulan menjadi  selang seling  yaitu  :

 

Muharam                               30 hari

Safar                                      29 hari

Rabiul Awal                          30 hari

Rabiul Akhir                          29 hari

Jumadil Awal                         30 hari

Jumadil Akhir                       29 hari

Rajab                                      30 hari

Sya’ban                                 29 hari

Ramadhan                            29 atau 30 hari

Syawal                                   29 hari

Zulkaidah                              30 hari

Zulhijah                                  29 hari

 

Tahun Hijriahpun mengenal tahun kabisat yang ditambahkan pada bulan Ramadhan. Jumlah hari dalam setahun pada pada tahun kabisat Hijriah adalah 355 hari.

PEMBAHASAN SOAL UTBK ASLI BIOLOGI 2022 GELOMBANG 1 FULL

  Channel ini membahas   soal UTBK asli 2022. Soal kami dapatkan dari media massa, dari siswa dan soal kami kreasikan tanpa mengubah bobot. ...